Perancis

Romantis. Indah. Menakjubkan.

Itulah antara kata-kata yang menggambarkan kota Paris. Selain eksotis dan romantis, Paris juga paling banyak dikunjungi di Eropah kerana merupakan syurga membeli-belah oleh mereka yang suka berbelanja jenama mahal buatan Perancis seperti Chanel, Hermes dan Louis Vuitton.

Yang pastinya, bukan hanya kota Paris yang memikat pengunjung, Perancis adalah sebuah negara bertuah yang kaya dengan pemandangan indah, tasik dan gunung ganang yang cantik, monumen, museum dan seni bina yang menakjubkan, serta sejarah, budaya dan makanan yang sangat memikat.

Ini adalah kali kedua saya mengembara ke negara Perancis. Kali pertama pada tahun 2002 di mana saya melawati kota Paris dengan memandu kereta dari Dusseldorf, Jerman. Negara Perancis adalah cinta pandang pertama, saya sangat menggemari segala-galanya tentang negara ini. Pada pendapat saya, rakyat perancis yang berbagai bangsa dan agama, sangat anggun dan berkharisma. Masakan Perancis beragam dan enak sekali. Yang lebih penting sekali, negara penuh romantisme ini dianugerahi pemandangan yang sungguh menggagumkan.

Setibanya saya dan teman berbangsa Perancis di lapangan terbang Paris Charles De Gaulle, kami meneruskan perjalanan ke Aix Les Bains dengan menaiki kereta supercepat perancis TGV. Setibanya di sana, kami melawati kota Annecy.

1 Annecy

Annecy adalah kota kecil di selatan Perancis. Kota ini dikelilingi pergunungan Chamonix, rangkaian dari pergunungan Alpen di Eropah. Hamparan pergunungan dan danau yang kebiruan, berserta bangunan-bangunan abad pertengahan yang dihiasi bunga-bunga berwarna-warni yang menghiasi pot-pot, semuanya menyatu dengan sangat alami dan sempurna. Damai sungguh hati saya berada di sana.

Setelah sarapan pagi, kami bersiap-siap untuk melanjutkan kunjungan berikutnya ke Aix en Provence. Kami berhenti di Pont Saint-Benezet, juga dikenali sebagai Pont d’Avignon untuk makan tengah hari. Saya sempat meresapi keindahan Palais des Papes, Katedral Notre Dame des Doms dan sekitarnya. Di atas bukit terdapat Rocher des Doms, sebuah taman dimana terlihat pemandangan indah Sungai Rhône dan jembatan kuno Pont Saint-Bénezet.

Kota Aix-en-Provence terkenal karena arkitektur yang menakjubkan – khususnya air pancuran yang berasal dari abad ke-17. Di setiap sudut jalan terbina air pancuran, dan terdapat banyak kedai-kedai buku dan restoran kafe. Kota ini menarik ramai golongan muda yang bermastautin di sana dan kehadiran mereka mewarnai suasana permai.

St Tropez (2)

Keesokan pagi, kami memandu kereta melalui jalan pantai yang sangat indah menuju ke Saint Tropez – tempat permainan para selebriti terkenal dan jutawan seluruh dunia. Kota ini memiliki pantai yang mengagumkan, lengkap dengan hotel dan kapal-kapal mewah. Setelah puas menikmati keseronokan sementara sebagai selebriti kaya, saya dan teman meneruskan perjalanan ke Cannes, sebuah lagi kota terkenal di dunia sebagai hos tempat acara Festival Filem. Festival Filem Cannes diadakan pada setiap bulan Mei. Oleh karena luasnya publisiti media massa, festival ini dihadiri oleh banyak bintang filem terkenal dan menjadi sebuah tempat popular bagi pengusaha film untuk melancarkan filem-filem terbarunya. Kota indah ini terletak di tepi pantai yang berpasir putih.

Selepas semalaman di Cannes, kami menuju ke Nice, sebuah kota pantai Perancis terbesar kedua yang terletak di pantai mediterania, setelah Marseille. Ia juga merupakan kota wisata terbesar kedua di Perancis, setelah Paris. Nice menarik perhatian pecinta pantai dengan keindahan alamnya, iklim mediteranian yang sejuk dan kebersihan bertaraf tinggi. Air biru dari Cote d’Azur adalah latar pemandangan yang dramatis dan elegan. Kami sempat mengunjungi pasar bunga Cours Saleya, Museum Matisse, reruntuhan purba Rome dan Katedral Orthodox Russian.

Perjalanan selama 20 minit ke Monaco, membawa kami ke Sirkuit de Monaco, tempat balapan kereta Formula 1. Di sana, saya mula berangan-angan menjadi pemandu F1 termasyur, Michael Schumacher. Menyaksikan Formula 1 di television dan memandu di balapan ini secara nyata, memberi satu kepuasan yang tidak terhingga. Maklumlah, saya penggemar sukan F1. Hotel Monte Carlo sangat mewah dan penuh dikunjungi para pelancong sepanjang tahun. Pada mulanya kami berniat ke kasino di hotel yang serba indah ini, tetapi terkejut dengan bayaran masuk sebanyak $150 dolar Amerika. Terpaksa kami melupakan niat tersebut, dan sebaliknya, minum petang sambil menghayati pemandangan indah.

France (4)

Keesokan harinya, teman saya memandu kereta ke pergunungan French Alps, tempat orang bermain ski. Sepanjang perjalanan, kami menikmati pemandangan indah yang terpampar di kiri kanan, dengan salju bergantungan antara deretan pergunungan. Saya masih terkenang-kenang pada terowong yang panjang dan pemandangan yang sungguh mengasyikkan. Sambil memerhati pemain-pemain ski, saya sempat bermain dengan salji. Seperti kanak-kanak kecil, kami berlonjakan melempar salji ke arah masing-masing. Sungguh menceriakan hati.

Dalam perjalanan ke kota Paris, teman saya sempat berhenti di sebuah perkebunan dan pembuatan minuman anggur (wain) di daerah Burgundy. Kami di bawa ke tempat penyimpanan tong-tong kayu berisi wain yang diperam di besmen gudang tersebut. Pengusaha anggur menerangkan proses pemilihan anggur dan cara pembikinan. Teman saya dan pengusaha berbicara panjang lebar tentang hal ini. Orang-orang Perancis sangat bangga dengan kualiti dan citarasa minuman wain mereka. Hampir di seluruh wilayah Prancis dapat ditemukan perkebunan anggur.

Selepas itu, kami meneruskan perjalanan ke Chateau de Versailles atau istana Versailles. Istana Versailles berdiri megah dan indah, setiap dekorasinya melambangkan kemewahan. Lukisannya dan patung-patung seni tersebar di semua ruangan, dan langit-langit dinding juga dilukis indah. Salah satu ruangan popular, ‘Hall of Mirrors’ adalah sebuah lorong panjang yang menghubungkan satu tempat dengan yang lain dan dekorasinya sangat mewah dan megah. Di kiri kanan dihiasi patung dan lukisan, dan di ruang dinding bergantungan lampu-lampu kristal yang bersinar cantik. Istana ini mempunyai taman yang indah di luar. Istana Versailles sangat luas dan perlu waktu yang banyak untuk menikmatinya.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Kami tiba di Paris pada waktu senja, dan makan malam di kapal wisata Bateaux Mouches. Kapal ini menyusuri sungai Seine dan menara Eiffel. Sambil makan, kami disajikan dengan suasana indah. Terdapat banyak bangunan-bangunan lama yang bermandikan cahaya neon memberi kesan keanggunan yang menakjubkan pada waktu malam. Sungguh memukau! Kemudian, kami bergegas ke teater untuk menyaksikan persembahan ‘Desirs’ di Crazy Horse. Dengan efek pencahayaan berserta wanita-wanita cantik separuh bogel melakukan rutin profesional dan beragam, keseluruhannya, pertunjukan ini amat menghiburkan hati.

Keesokan harinya, kami melawati menara Eiffel. Walaupun waktu masih terlalu pagi, orang ramai telah membentuk barisan panjang di tempat menjual tiket menaiki lif.  Memandangkan saya terlalu banyak makan di Perancis, kami memutuskan untuk mendaki menara melalui tangga. Sedikit sebanyak, dapat membantu menurunkan berat badan. Menara Eiffel pertama kali dibangun pada tahun 1889 dan merupakan simbol kebanggaan bagi kota Paris. Ia terbuat dari besi, baja dan kaca dengan ketinggian keseluruhan 320 meter. Dari atas menara ini, kami dihadiahkan pemandangan lanskap yang sangat indah. Kelihatan taman Champ de Mars yang terletak di arah timur dan Palais de Challot di arah barat.

Musee du Louvre adalah tempat kunjungan kami berikutnya.  Louvre sangat besar dan nyaman. Beberapa koleksi utama adalah lukisan-lukisan Raphael, Michelangelo, dan tentu saja Leonardo da Vinci, termasuk potret yang paling terkenal di dunia – Mona Lisa. Terdapat juga koleksi Mesir 2600 sebelum masehi dan harta karun dari dinasti Islam, Yunani dan Romawi.

Untuk malam terakhir, kami menjamu makan malam di Bel Canto. Tempat ini sungguh istimewa! Setiap kali loceng dibunyikan, penyanyi akan melagukan musik opera. Walaupun saya tidak faham bahasanya, kehangatan suasana dan melodinya menyusup ke kalbu dan membuat kunjungan itu menjadi begitu istimewa sekali. Saya difahamkan restoran ini sungguh popular dan pengunjung harus menempah tempat duduk berminggu lamanya.

Wisata saya kali ini ke Perancis memberi seribu kenangan yang terindah. Oleh kerana saya melancong bersama teman saya, seorang warga Perancis, saya dapat merantau ke hampir setiap pelusuk negeri, dan menikmati keindahan dari kaca mata seorang rakyat Perancis. Akan saya abadikan pengalaman ini buat selama-lamanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s